Ditulis oleh Perhimpunan Rakyat Pekerja, PRP, April 2008 Kamis, 1 Mei 2008
Sebuah terjemahan dari leaflet dan poster yang diedarkan oleh Rakyat Kerja Association (Perhimpunan Rakyat Pekerja, PRP) di Indonesia sebagai bagian dari kampanye dengan serikat buruh Indonesia radikal untuk menyoroti isu-isu kelas dan sosialisme pada May Day.
Orang-orang harus bersatu untuk berjuang untuk memecahkan masalah rakyat. Hanya melalui sosialisme akan orang-orang beruntung!
Kelaparan, gizi buruk, tingginya harga barang kebutuhan pokok, penggusuran dari kaum miskin, upah rendah, massa pemecatan, pendidikan mahal, kesehatan mahal, pengangguran, buruh kontrak dan outsourcing - dan banyak masalah rakyat lainnya - telah menjadi sebuah potret "harian" dari situasi yang dihadapi rakyat Indonesia saat ini. Setelah 10 tahun reformasi, orang-orang biasa yang jatuh lebih jauh ke dalam kemiskinan.
Semakin banyak rekan kerja yang menentang tenaga kerja sistem kontrak dan outsourcing, apakah mereka guru honorer di lembaga-lembaga pemerintah, pekerja transportasi atau orang lain. Bekerja di Indonesia orang mulai menyadari bahwa kontrak kerja dan outsourcing kebijakan sistem ternyata melemahkan posisi mereka sebagai pekerja.
Janji-janji yang telah berulang kali dilakukan selama tahun 2004 pemilihan umum dan presiden belum terealisasi dalam kehidupan orang biasa. Apalagi kita sekarang melihat bahwa orang sering harus mengantri selama berjam-jam untuk bisa mendapatkan minyak tanah murah [banyak digunakan sebagai bahan bakar memasak murah oleh] miskin. Apakah ini gambar dan situasi yang dibayangkan orang-orang ketika mereka terpilih pemimpin mereka dalam Pemilu 2004? Apakah ini sesuatu situasi yang sebenarnya terjadi dengan sendirinya dan tidak dapat ditentang oleh orang-orang? Atau apakah kondisi ini "buah" dari kebijakan pemerintah yang sedang berkuasa?
Lalu bagaimana dengan peran pemerintah yang berjanji untuk menyelesaikan masalah orang-orang biasa? Bukankah ini tanggung jawab pemerintah yang berkuasa? Tentu saja hal ini adalah tanggung jawab pemerintah yang berkuasa, karena kondisi ini adalah hasil dari kebijakan yang mereka telah diterapkan di Indonesia. Pemerintah lebih suka impor beras, sehingga harga beras yang diproduksi oleh petani Indonesia jatuh. Tapi dampak dari ini adalah bahwa harga beras terus meningkat, karena harus diimpor dari luar negeri.
Hanya jika orang yang bekerja mengambil alih kekuasaan, orang-orang biasa akan makmur.
Demikian juga bagi pekerja yang dibayar rendah di bawah sistem buruh kontrak dan outsourcing. Orang-orang tahu bahwa kebijakan ini hanya akan beban hidup mereka di hari-hari, dan tentu saja pemerintah juga harus tahu bahwa masalah-masalah ini karena kebijakan mereka telah diterapkan. Mengapa, jika pemerintah tahu kebijakan ini membawa penderitaan bagi rakyat, apakah pemerintah tidak mencabut mereka? Hal ini tentu saja, karena mereka lebih suka berpihak pada mereka keuntungan dari kebijakan ini - majikan dan pemilik modal.
Jika pemerintah kapitalis yang berkuasa saat ini hanya sisi dengan majikan dan pemilik modal, dan tidak dengan orang-orang, maka apa yang harus dilakukan? Apa yang harus rakyat lakukan agar hidup mereka lebih makmur? Apa yang akan memecahkan masalah rakyat?
Bagaimana rakyat Indonesia biasa membuat impian mereka tentang kemakmuran kenyataan dan mencapai:
* Dasar komoditas Murah;
* Perburuhan sistem yang adil dan merata, dan mengakhiri kontrak kerja dan sistem outsourcing;
* Gratis pendidikan, yaitu ilmiah dan demokratis;
* Pelayanan kesehatan gratis;
kesempatan kerja * yang memadai bagi seluruh rakyat Indonesia untuk membawa pengangguran berakhir;
* Jenis Kelamin kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, dan mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.
Hal-hal ini hanya dapat dicapai jika Indonesia di bawah iklim Sosialisme. Hanya melalui sosialisme, dapat rakyat menikmati kemakmuran. Hanya dengan sosialisme, akan pemimpin negara berpihak pada orang-orang biasa, bukan dengan segelintir orang yang memiliki modal dan uang. Hanya melalui sosialisme, dapat ekuitas dan kesetaraan bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi kenyataan. Dapatkah rakyat Indonesia membuat impian ini menjadi kenyataan? Hanya orang-orang Indonesia yang bisa menjawab. Hanya jika rakyat Indonesia bersatu untuk melawan ketidakadilan ini, akan sosialisme menjadi kenyataan dan membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia biasa.
Oleh karena itu bangsa Indonesia harus segera bersatu dalam gerakan yang lebih solid berjuang untuk sosialisme. Rakyat Kerja Association (PRP) sehingga mengundang semua orang Indonesia untuk terlibat dalam memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pada tanggal 1 Mei 2008. Ini akan menjadi ujian bagi kita dalam menyatukan barisan seluruh rakyat Indonesia berjuang untuk cita-cita yang sama - kemakmuran menang melalui Sosialisme.
Orang Kerja Asosiasi
Alamat: JL. Gading Raya Gang IX No 12
Telepon: 021-47881632
Alamat Email: prppusat@gmail.comThis e-mail ini dilindungi dari spambot. Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Website: www.prp-indonesia.org
[Awalnya diterbitkan dalam bahasa Inggris dalam layanan berita INDOLEFT dan diterjemahkan oleh James Balowski.]